Oleh : wahyudi
Ku lepaskan kehangatan wedang racikan istri
Dan kelindan si buyung dini hari
Untuk menembus hutan raya
Berperang dengan para patriot lainnya
Agar terbebas jiwa mu yang terbelenggu
Merdeka nyawa dan ragamu
Biarlah darah ini tumpah mengairi sawah sawah
Dan jadikan daging belulang ini pupuk haranya
Biar hijau rumput dan ladang semua
Agar gemuk kambing dan sapi yang memakannya
Bahagia rasa mengikhlaskan semua
Demi si buyung dan cucu cicitnya
Tapi lenggangku terhenti,
Terpaku di gerbang nirwana
Aku menoleh,
Kalian masih berkelahi satu sama lain
Saling menghina dan caci maki
Berkhianat pada saudara sendiri
Menjual darah dan harga diri
Memfitnah sanak sedarah
Melacurkan kehormatan pada musuh
Oh,
Sia sia kah perjuangan kami?
Tak bergunakah pengorbanan ini?
Tak adakah manfaat dari nyawa kami?
Harapan kami akan kesejahteraanmu mengapa tak kalian selaraskan?
Luka ini masih menganga
Bahkan semakin berdarah
Dalam air mata merah darah aku menengadah
Tuhan,
Tolong sekali lagi,
Selamatkan negeri kami
17 17 17
#TGB2019


Tidak ada komentar:
Posting Komentar